silahkan singgah... semoga nyaman...

Counters

Wednesday, April 1, 2009

Penyesalan April Mop

Hari ini adalah tanggal 1 April. Sebagian penduduk dunia menyebutnya April Mop atau April Fools Day. Hari dimana kejahilan bahkan kebohongan terbesar bisa terjadi dan bisa dimaklumi. Memang ini adalah budaya barat, tapi melalui media elektronik seperti televisi, saya kira budaya ini telah menyebar kemana-mana. Saya pun tahu dari sebuah film anak-anak yang saya lupa judulnya. Tentang seorang anak yang mengerjai saudaranya sampai menangis. And in the end he reveals that it's just a joke...it's April Mop...and then they laughs.

Saya pernah punya cerita tentang April Mop. Atau bisa dibilang tragedi April Mop. Dulu semasa kuliah semester 4, saya pernah mengerjai seorang teman laki-laki pada saat April Mop. Sebenarnya ide itu bukan muncul dari saya pada awalnya, tapi dari kedua teman perempuan saya yang emang agak jahil. Saya cuma mendukung dan bersedia dijadikan tumbal (lho kok?)...Begini ceritanya...

Teman pria yang jadi korban, sebut saja MR, adalah seorang yang cerdas, tapi agak tertutup jika ditanya soal kehidupan pribadinya, apalagi soal perempuan, padahal dia orang yang biasa saja, tidak terlalu idealis. Pernah tersiar kabar bahwa dia suka dengan salah satu teman kuliah, tapi tidak jelas siapa orangnya. Dia tipe orang yang mudah bergaul sebenarnya, tapi agak terlalu serius. Maka saya dan kedua teman jahil saya memilih dia untuk jadi korban April Mop, dengan maksud supaya lebih akrab dan tidak terlalu kaku dengan teman-teman perempuan.

Singkat cerita, kedua teman saya melancarkan PLAN 1: Teman pertama, si AN mendekati dia dan bilang kalau salah seorang teman kuliah diam-diam ada yang menyukainya, which is ME (pura-puranya). Sedang teman kedua si DY tiba-tiba datang ikut ngrumpi dan membenarkan isu tersebut. Terang saja MR kegirangan mendengarnya, secara lelaki mana yang tidak girang disukai seorang saya (haha...*mode narsis on*).

PLAN 2: Setelah saya rasa MR percaya dengan omongan AN dan DY kemudian saya mendatangi mereka dan pura-pura tak tahu pembicaraan mereka yang kelihatannya sedang seru-serunya. Kedua teman saya langsung mengarahkan pembicaraan ke arah tadi. MR terlihat pucat, mungkin malu, campur takut, campur tak percaya dan bingung harus bersikap bagaimana. Lalu dengan ekspresi muka biasa saja, bukannya malu-malu atau bagaimana, saya bilang pada MR:

"MR, sebenarnya saya....pengin bilang ini sudah lama...tapi kamu jangan marah ya?"

AN dan DY terlihat cekikikan dibelakang MR.

"Bilang aja, nggak pa pa kok", MR tampak memahami perasaan saya.

Saya melirik kedua teman saya yang masih cekikikan sambil menutup mulut mereka. Saya tidak tahan melihatnya, jadi ingin ikut tertawa. Lalu saya kembali mengalihkan perhatian ke MR. Mukanya tidak menunjukkan suatu ekspresi apapun dengan jelas.

"Aku mau bilang...kalau sebenarnya...aku..."

"Apa to? ngomong aja!", dia mulai tidak sabar dan agak emosi karena saya mengulur-ngulur pembicaraan. Dan akhirnya...

"Sebenarnya aku mau bilang kalau hari ini April Mop"

AN dan DY tertawa tak terkendali di balik punggung MR. Saya ingin ikut tertawa, tapi saya urungkan. Saya hanya tersenyum mengulum ludah. Sebab ada rasa tak tega setelah melihat wajah MR yang jadi merah, entah karena marah atau malu. Ternyata dugaan kami meleset, dia tidak suka dibercandain seperti ini. Saya langsung minta maaf, begitu juga kedua teman saya.Untungnya dia bisa memaafkan saya (yang saya tahu secara lisan), dan hubungan pertemanan kami sampai saat ini baik-baik saja.

Usut punya usut, setelah kejadian itu saya baru tahu kalau ternyata seseorang yang disukainya selama ini adalah saya... Dan tanpa sengaja saya telah melukai perasaannya.

MR maaf ya...

NB: Sebenarnya ini adalah kali pertama dan terakhir saya melakukan kejahilan April Mop dan saya menyesal pernah melakukannya^^.

9 comments:

willis koes said...

hiks hiks hiks.. gimana rasanya? Billion feelings? Or..?

Ih, sy juga punya postingan April Mop (but only still draft)

Andre said...

ha..ha.. that's really funny. Tuk MR, your friends love u. Senang banget punya banyak sahabat.

Pauls said...

jalan-jalan sore hari di blog yang bermutu

salam kenal

Meilisa Andri said...

@williskoes:
ngerjain perasaan seseorang sementara orang tersebut ternyata suka sama kita...rasanya ya merasa bersalah..

@andre:
funny if it's told this way, tapi saat ngalami kayaknya gak lucu deh... hehe...

@pauls:
salam kenal balik

whenmyheart said...

wew jd sakit beneran ni hati gw . . . d candain orang yg kita suka ...... tp ya itu tp april mop is april mop .... soal suka ama seseorang yg hak dia ......... mmmmmmmmmmmmmmh .... tetep aja sakit hati gw .... masa tega bener sih .......... au ah ..........

homyworld said...

wah sedih dong...

Budiawan Hutasoit said...

wah..pasti si MR kecewa banget tuh..
dia pikir benaran..

tapi buat MR..take it easy-lah..
life goes on gitu..
yg penting kan bisa banyak temen..betul tidak..

Andipenyol said...

Itu teman ME yang ngerjain MR si AN dan DY Kalo di gabung kok jadi nama ku... hayaooo sengaja ya....

Meilisa Andri said...

@whenmyheart:
hehe namanya juga ga sengaja

@homyworld:
saya sedih juga

@budiawan:
betuuuul...take it easy, life goes on. Harusnya dulu saya bilang gitu ya sama si MR.

@andipenyol:
halah...gak sengaja....gak sengaja. ampuuun