silahkan singgah... semoga nyaman...

Counters

Monday, April 6, 2009

Mel vs French Fries

Beberapa hari yang lalu, tiba-tiba saya ingin makan enak (hehe..gaya banget ya). Maklum jaman sekarang cari uang lagi susah, jadi apa-apa harus irit, termasuk urusan perut. Tapi kali ini, pikir saya, tidak apa-apa sesekali memanjakan perut dengan makanan yang agak mahal dan enak tentunya.

Terbersitlah makanan satu ini, Fried Chicken. Halah..ternyata yang enak dan agak mahal menurut saya cuma Fried Chicken, bukan masakan Padang atau sea food (kebayang kan seberapa ngiritnya hidup saya?hahaha).

Maka pergilah saya malam itu ke salah satu restoran cepat saji yang sudah terkenal di mana-mana kualitas Fried Chicken-nya. Saya memesan untuk dibungkus, 3 potong ayam seharga @9 ribu rupiah. Lumayan, bisa untuk lauk sampai keesokan harinya. Sambil menunggu, saya melihat-lihat gambar makanan yang terpajang diatas tempat saya memesan makanan. Jadi kepingin French Fries nih.

"Sekalian French Fries-nya 1 ya mbak", kata saya menambah pesanan.

"Yang besar apa kecil?", tanya si mbak yang melayani pesanan saya dari balik mesin kasir.

"Oh,ada besar sama kecil ya?"

"Iya mbak, yang besar 15 ribu, kalau yang kecil 12 ribu", si mbak menerangkan dengan ramah.

Hah, mahal banget, malah lebih mahal dari harga satu potong ayam, batin saya. Saya pikir tidak akan lebih dari 10 ribu. Mau bilang tidak jadi juga tidak mungkin. Selain malu sama yang ngantri di belakang saya, juga terlanjur kepingin..hihi. Ya sudah, akhirnya belilah saya Friench Fries ukuran kecil. Untung uangnya masih cukup.

Dan tahukah kawan, French Fries seharga 12 ribu plus PPN 10 % itu ternyata isinya tidak lebih dari 1 buah kentang yang dipotong setipis kertas, cuma seiprit. Padahal biasanya saya bisa membuat kentang goreng satu lodong penuh, cukup dengan membeli 1 kilogram kentang di tukang sayur keliling seharga 5 ribu rupiah per kilonya.

Ampun deh, besok-besok saya tidak akan mengulangi, kecuali ada yang traktir...hehe maunya.

6 comments:

willis koes said...

MW gak suka junk food, kalo cuma sekali2 (setahun sekali) sih bolehlah.

Li said...

gpp sekali kali...
biar tau rasanya kentang goreng mahal hehehehe...

Meilisa Andri said...

@williskoes:
itu juga sekali-kali kok mas.

@Li:
rasanya sama aja tuh Li kaya kentang goreng bikinanku, enakan punyaku malah..hehe

Budiawan Hutasoit said...

saya paling amat sangat jarang makan di restoran cepat saji fried chicken.
mungkin dalam setaon cuman satu atau dua kali.
alasan saya, udah-lah mahal, makanan yang dimakan juga junk food.
mending makan lalapan, sambal trasi, ikan asin jambal, sayur lodeh, pepes ikan, dll..
tidak terlalu mahal dan yang pasti sehat..hehe

jadi kapok nih beli French Fries di resto cepat sajinya?

Ervan Noviansyah said...

Ntar aku traktir french fries deh...hehehe.. Solo I am coming!!

Meilisa Andri said...

@budiawan hutasoit:
gak kapok kalau gak beli sendiri, alias ditraktir...hehe

@ervan noviansyah:
boleh boleh...jadi gak sabar nih