silahkan singgah... semoga nyaman...

Counters

Friday, May 8, 2009

SOLO : MY HOMETOWN IN CENTRAL JAVA

Untuk posting jalan-jalan kali ini saya ingin memperkenalkan pesona kampung halaman saya, yaitu Solo atau dengan nama lain Surakarta. Mungkin banyak yang pernah dengar tentang kota Solo, namun belum pernah secara langsung berkunjung ke Solo. Jadi saya pikir tidak ada salahnya menceritakan sedikit tentang kampung halaman saya yang sederhana ini. Semoga posting ini bermanfaat.

Solo merupakan kotamadya yang dikepalai oleh walikota. Kota budaya yang nyaman dan dinamis ini berlokasi kurang lebih 3 jam dari Semarang atau 2 jam dari Yogyakarta. Kota di Jawa Tengah yang dilewati sungai Bengawan ini menawarkan ketenangan hidup di kota kecil. Temukan suasana nyaman kehidupan kota kecil ini dengan keunikan tradisi dan keramahtamahan penduduknya.

Budaya Jawa dapat kita lihat mewarnai hingga setiap sudut kota. Adanya pemerintahan kerajaan di kota ini memberi cukup besar pengaruh terhadap kebudayaan masyarakat dan kemajuan lingkungannya. Namun perhatikan bagaimana bangunan bersejarah seperti Keraton Solo maupun bangunan peninggalan penjajahan bergaya Belanda seperti gedung Bank Indonesia masih dapat terpelihara dengan baik, seiring makin pesatnya pusat-pusat pertokoan dengan arsitektur modern.

Jika dibandingkan dengan Yogyakarta, Solo terbilang masih kurang untuk mendapat julukan sebagai kota wisata. Selain karena tidak terlalu banyak tempat yang mempunyai nilai sejarah, juga karena Solo merupakan kota yang kecil yang belum cukup terkelola dengan sempurna potensi wisatanya. Namun banyak tempat yang menarik dan perlu dikunjungi saat singgah ke Solo.

Kenali lebih dekat tradisi Solo dengan berkunjung ke Keraton Kasunanan Surakarta dan Puro Mangkunegaran, atau saksikan kemegahan pergelaran kesenian Jawa di Gedung Wayang Orang Sriwedari. Rasakan pula nuansa budaya Jawa yang lekat bersama masyarakat Solo saat peringatan peristiwa tertentu dan bersiaplah terkesan dengan kemeriahan karnaval atau arak-arakan keraton berbusana Jawa lengkap menyusuri sepanjang jalan utama, atau keceriaan festival seperti Sekaten yang biasanya berlangsung di alun-alun Utara. Seperti sudah menjadi agenda tahunan, di kota yang kecil ini memang selalu ada perayaan tradisional, baik yang diselenggarakan oleh pihak keraton maupun pemerintah kota.

Perayaan yang juga tak kalah meriah adalah setiap peringatan hari jadi kota Solo. Berbagai kegiatan seperti gerakan penghijauan dan kerja bakti se-kota Solo diadakan, biasanya juga ada acara yang digelar mengusung adat Jawa gaya Surakarta. Seperti kirab budaya dari yang bertaraf nasional hingga internasional. Lalu ada juga pergelaran wayang orang. Bahkan upacara peringatan HUT kota Solo yang dilaksanakan di halaman balaikota juga bertata laksana adat Jawa, dimana para peserta upacara mengenakan busana Jawi serta aba-aba dalam upacara juga berbahasa Jawa. Semua ini dimaksudkan supaya budaya Jawa bisa tetap dilestarikan.

Selain hiruk-pikuk berbagai perayaan yang diadakan, beberapa tempat di sudut kota ini juga bisa menjadi daya tarik yang berbeda ketika berkunjung ke Solo. Pada hari Minggu pagi, sambil berolahraga di stadion Manahan, temukan shelter-shelter (kios) di sekitar area stadion yang menjual aneka khas Solo, dimana kita bisa mencicipi Nasi Liwet sampai berbelanja batik Solo.

Jika hobi shopping dan ingin membeli batik khas Solo dengan harga yang bisa ditawar, maka pasar Klewer adalah tempat yang tepat. Sedang untuk mendapatkan batik Solo berkualitas ekspor, sentra batik Kauman lah tempat yang tepat. Temukan pula sensasi berbelanja di pertokoan sepanjang Jl. Slamet Riyadi yang merupakan pusat kota, mulai dari mall, factory outlet hingga pasar seni tradisional. Kunjungi pasar Triwindu jika kita suka mengkoleksi barang-barang antik dan unik.

Dan bagi yang hobi hunting makanan (seperti saya), kota ini merupakan tempat wisata kuliner yang sempurna. Kita bisa mendapatkan makanan khas Solo, seperti timlo, nasi liwet, selat Solo sampai makanan yang sesuai dengan selera perut. Baik restoran mewah maupun lesehan ala Jawa, atau makanan yang menggunakan pincuk (alas makan dari daun pisang) sampai yang menggunakan hot plate, semua tersedia disini. Bahkan kita tidak perlu khawatir jika tengah malam terbangun dengan perut keroncongan, karena tempat makan di Solo banyak yang buka 24 jam.

Nikmati pula suasana menelusuri kota Solo dengan alat transportasi tradisional, yaitu becak. Tentunya jangan lupa membeli oleh-oleh serabi Notosuman atau intip (kerak nasi berbumbu) untuk keluarga maupun orang-orang yang tersayang.

Mulailah mempertimbangkan kota Solo sebagai tempat tujuan berlibur bersama keluarga atau orang terdekat dan dapatkan pengalaman tak terlupakan dengan merasakan kenyamanan dan kehangatan kunjungan ke kota Solo.

Foto-foto tentang kota Solo Insya Allah akan saya tampilkan di posting berikutnya.

9 comments:

eri-communicator said...

Jadi kangen sama Solo, kota budaya, masyarakatnya ramah-ramah

Bunga said...

surakata sebuah kota yang indah saya pernah dulu kesana
apakah sekarang masih sama

=3= said...

waduh aku rung pernah ring solo wee...

Budiawan Hutasoit said...

jadi kangen sama timlo, nasi liwet dan selat Solo..
serabi Notosuman..hmmm..ga nolak koq kalo dikirimin ..hehe

Ari said...

Inget Solo inget Teamlo, kemana ya mereka ?

homyworld said...

suka kuliner solo neh...

bundoshop said...

Loly belum pernah ke solo mel, tapi kayaknyanya asyik..apalagi pincuk nya..dimakan hanget pasti ueeenak ya..

Andipenyol said...

jadi kangen ma kota asal neh... pengin cepet cepet pulang kampung uey...

Meilisa Andri said...

Maaf kawan-kawan baru sempet bales comment...

@eri-communicator:
Asli Solo juga ya?

@bunga:
yang pasti letaknya kota Solo tetep sama, hehe... sekarang jauh lebih bagus kok..main aja kalo nggak percaya

@mas trie:
makanya main ke sini atuh

@budiawan hutasoit:
hehe..aku yang nolak ngirimin.. ongkos kirimnya pasti mahal

@ari:
Grup lawak itu ya?? aku juga gak ngerti tuh..

@homyworld:
Sama aku juga suka kuliner... hidup makaaaan!!!

@Bundoshop:
kapan2 main kesini mbak loly...ntar aku traktir makan deh..

@andipenyol:
Jadi pulang kampung Juni ini ya mas??? Katanya adiknya nikah?? Ntar bilang2 kalo mau pulang kampung ya..